
TRAINING INTRODUCTION FOR MOORING MASTER
INTRODUCTION FOR MOORING MASTER

Deskripsi
Training Introduction for Mooring Master dirancang untuk memberikan pemahaman dasar dan keterampilan awal mengenai peran, tanggung jawab, serta aspek operasional seorang mooring master dalam kegiatan tambat, sandar, ship-to-ship transfer, dan pengelolaan keselamatan operasi maritim.
Mooring master memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan proses mooring dan unmooring berjalan aman, terkendali, dan sesuai prosedur, terutama pada kegiatan terminal, jetty, offshore operation, FSO, FPSO, SPM, maupun ship-to-ship transfer. Posisi ini menuntut pemahaman yang baik mengenai karakteristik kapal, peralatan mooring, kondisi cuaca dan laut, komunikasi operasional, serta pengendalian risiko selama kegiatan berlangsung.
Pelatihan ini membekali peserta dengan konsep dasar mooring operation, pengenalan tugas mooring master, prinsip keselamatan, koordinasi antar pihak terkait, serta best practice dalam mendukung operasi mooring secara aman dan efektif.
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dasar mooring dan unmooring
- Memahami peran dan tanggung jawab mooring master
- Mengenali jenis-jenis sistem dan peralatan mooring
- Memahami faktor keselamatan dalam operasi mooring
- Memahami koordinasi dan komunikasi dalam kegiatan mooring
- Mengidentifikasi risiko operasional pada kegiatan tambat dan lepas tambat
- Mendukung pelaksanaan operasi mooring secara aman dan efisien
Materi Pelatihan
1. Konsep Dasar Mooring
- Pengertian mooring
- Tujuan dan fungsi mooring
- Perbedaan mooring, anchoring, dan berthing
- Tahapan dasar operasi mooring dan unmooring
- Aplikasi mooring pada pelabuhan, terminal, dan offshore
2. Peran dan Tanggung Jawab Mooring Master
- Pengertian mooring master
- Tugas utama mooring master
- Wewenang dan tanggung jawab dalam operasi
- Hubungan kerja dengan kapal, terminal, dan tug boat
- Pentingnya pengambilan keputusan di lapangan
3. Jenis-Jenis Sistem Mooring
- Conventional berth mooring
- Single Point Mooring (SPM)
- Multi buoy mooring
- Ship-to-ship mooring
- Offshore mooring system
- Karakteristik masing-masing sistem mooring
4. Peralatan Mooring
- Mooring line
- Wire rope dan synthetic rope
- Bollard dan hook
- Winch dan capstan
- Fender system
- Tug assistance
- Peralatan pendukung keselamatan mooring
5. Dasar-Dasar Kapal dan Perilaku Kapal
- Jenis kapal yang umum dalam operasi mooring
- Ukuran dan karakteristik kapal
- Pengaruh draft, trim, dan displacement
- Gerakan kapal akibat angin, arus, dan gelombang
- Dasar maneuvering yang relevan untuk mooring
6. Komunikasi dan Koordinasi Operasional
- Komunikasi antara mooring master dan nakhoda
- Koordinasi dengan terminal dan petugas jetty
- Komunikasi dengan tug boat dan line handling crew
- Penggunaan radio communication yang efektif
- Prosedur briefing sebelum operasi
7. Keselamatan dalam Operasi Mooring
- Bahaya utama dalam operasi mooring
- Snap-back zone
- Risiko line failure
- Man overboard dan jatuh ke laut
- Penggunaan APD
- Permit to work dan toolbox meeting
8. Faktor Lingkungan dan Risiko Operasional
- Pengaruh cuaca terhadap operasi mooring
- Angin, arus, pasang surut, dan gelombang
- Kondisi visibility
- Risiko di area terminal dan offshore
- Pengambilan keputusan saat kondisi tidak aman
9. Prosedur Dasar Mooring dan Unmooring
- Persiapan sebelum mooring
- Pemeriksaan area dan peralatan
- Tahapan kapal mendekat dan sandar
- Pengamanan kapal saat tambat
- Prosedur pelepasan kapal
- Dokumentasi dan pelaporan kegiatan
10. Studi Kasus dan Simulasi
- Studi kasus insiden mooring
- Simulasi komunikasi operasional
- Analisis risiko pada kegiatan tambat kapal
- Diskusi best practice mooring operation
- Evaluasi dan feedback
Metode Pelatihan
- Presentasi interaktif
- Studi kasus operasi maritim
- Diskusi teknis
- Simulasi komunikasi dan koordinasi mooring
- Workshop identifikasi risiko mooring
- Evaluasi dan umpan balik peserta
Target Peserta
- Calon mooring master
- Marine officer
- Terminal operator
- Port operation staff
- Ship handling personnel
- HSE personnel di lingkungan maritim
- Profesional yang terlibat dalam operasi tambat, lepas tambat, dan ship-to-ship transfer
Jadwal Pelatihan Training 2026
Batch 1 : 21 – 22 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 11 – 12 Maret 2026
Batch 4 : 22 – 23 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 15 – 16 Juli 2026
Batch 8 : 12 – 13 Agustus 2026
Batch 9 : 23 – 24 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 11 – 12 November 2026
Batch 12 : 16 – 17 Desember 2026
Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta.
Lokasi Pelatihan :
Yogyakarta, Kangen Boutique Hotel (8.500.000 IDR / participant)
Jakarta, Hotel Hi Senen (8.500.000 IDR / participant)
Bandung, Hotel Neo DIpatiukur (8.500.000 IDR / participant)
Bali, Hotel Quest Kuta (8.900.000 IDR / participant)
Lombok, Hotel Jayakarta (8.750.000 IDR / participant)
Catatan
Waktu pelatihan Dua+1* hari dengan Biaya tersedia untuk Perorangan, Group, dan Inhouse Training, belum termasuk akomodasi/penginapan.
Untuk biaya dan jadwal training harap menghubungi marketing kembali.
Investasi
Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in-house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas
Modul / Handout.
Flashdisk*.
Certificate of attendance.
FREE Bag or bagpack.
Artikel ini dibuat oleh Insi Lailam, seorang penulis yang aktif menulis artikel sejak tahun 2020 di berbagai website. Konsistensinya dalam dunia kepenulisan membuktikan komitmennya untuk terus berbagi informasi, wawasan, serta pemikiran yang bermanfaat bagi pembaca.