TRAINING SOCIAL MAPPING FOR PROPER AND CSR & SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

TRAINING SOCIAL MAPPING FOR PROPER AND CSR & SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

SOCIAL MAPPING FOR PROPER AND CSR & SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT

 

pelatihan SOCIAL MAPPING FOR PROPER AND CSR & SUPPLY CHAIN AND PROCUREMENT MANAGEMENT di bandung
training SOCIAL MAPPING FOR PROPER AND CSR & SUPPLY CHAIN di bandung

 

Deskripsi

Training Social Mapping for PROPER and CSR & Supply Chain and Procurement Management dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam dua area penting organisasi, yaitu pemetaan sosial untuk mendukung program PROPER dan CSR, serta pengelolaan supply chain dan procurement yang efektif, efisien, dan terintegrasi.

Dalam pelaksanaan program CSR dan pemenuhan aspek PROPER, perusahaan perlu memahami kondisi sosial, ekonomi, budaya, kelembagaan, serta kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional agar program yang dijalankan tepat sasaran, relevan, dan berkelanjutan. Di sisi lain, organisasi juga dituntut untuk mampu mengelola rantai pasok dan proses pengadaan secara optimal agar ketersediaan barang dan jasa tetap terjaga, biaya terkendali, kualitas terpenuhi, dan operasional berjalan lancar. Kedua aspek ini sama-sama berperan penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis, kepatuhan perusahaan, dan efektivitas pengelolaan sumber daya.

Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan konsep dasar social mapping, stakeholder analysis, identifikasi kebutuhan masyarakat, perencanaan program CSR dan PROPER, serta prinsip-prinsip supply chain dan procurement management, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengelolaan vendor, pengendalian biaya, hingga strategi peningkatan efektivitas rantai pasok organisasi.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu untuk:

  • Memahami konsep dasar social mapping dalam konteks PROPER dan CSR
  • Memahami konsep dasar supply chain dan procurement management
  • Mengidentifikasi kebutuhan sosial masyarakat dan stakeholder di sekitar perusahaan
  • Menyusun prioritas program CSR dan PROPER berdasarkan hasil pemetaan sosial
  • Memahami proses pengadaan dan rantai pasok secara lebih sistematis
  • Mengelola pemasok, biaya, kualitas, dan ketepatan waktu pengadaan
  • Meningkatkan efektivitas program sosial perusahaan dan efisiensi operasional organisasi

Materi Pelatihan

1. Konsep Dasar Social Mapping, PROPER, CSR, Supply Chain, dan Procurement

  • Pengertian social mapping
  • Peran social mapping dalam PROPER dan CSR
  • Pengertian supply chain management
  • Pengertian procurement management
  • Hubungan program sosial perusahaan dengan operasional bisnis
  • Tantangan umum dalam pelaksanaan social mapping dan pengelolaan rantai pasok

2. Social Mapping dalam Konteks PROPER dan CSR

  • Tujuan social mapping untuk program sosial perusahaan
  • Keterkaitan PROPER dengan pemberdayaan masyarakat
  • Pentingnya baseline data sosial
  • Kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program
  • Hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar
  • Prinsip program CSR yang tepat sasaran dan berkelanjutan

3. Identifikasi Wilayah, Stakeholder, dan Kebutuhan Sosial

  • Penentuan wilayah dampak dan wilayah binaan
  • Identifikasi kelompok masyarakat
  • Pemetaan pemangku kepentingan
  • Analisis pengaruh dan kepentingan stakeholder
  • Identifikasi masalah sosial utama
  • Penyusunan prioritas kebutuhan masyarakat

4. Metode Pengumpulan dan Analisis Data Social Mapping

  • Data primer dan data sekunder
  • Observasi lapangan
  • Wawancara, survei, dan focus group discussion
  • Teknik validasi data sosial
  • Analisis kondisi sosial, ekonomi, dan kelembagaan masyarakat
  • Penyusunan rekomendasi program berbasis hasil mapping

5. Penyusunan Program CSR dan PROPER Berbasis Social Mapping

  • Menentukan fokus program sosial
  • Menyusun tujuan program berdasarkan kebutuhan riil
  • Menentukan kelompok sasaran
  • Menyusun indikator keberhasilan program
  • Strategi implementasi program yang partisipatif
  • Monitoring dan evaluasi program sosial

6. Konsep Dasar Supply Chain and Procurement Management

  • Peran supply chain dalam organisasi
  • Peran procurement dalam mendukung operasional
  • Alur material, informasi, dan dokumen
  • Hubungan procurement dengan inventory dan logistics
  • Tantangan pengadaan barang dan jasa
  • Pentingnya integrasi antar fungsi dalam supply chain

7. Perencanaan Kebutuhan dan Proses Procurement

  • Material requirement planning
  • Forecasting kebutuhan barang dan jasa
  • Permintaan pembelian dan spesifikasi kebutuhan
  • Sourcing dan seleksi pemasok
  • Evaluasi penawaran dan negosiasi
  • Penerbitan purchase order dan tindak lanjut pengadaan

8. Supplier, Vendor, dan Pengendalian Kinerja Pengadaan

  • Kriteria pemilihan supplier
  • Evaluasi kualitas, harga, dan lead time
  • Hubungan jangka panjang dengan vendor
  • Vendor performance evaluation
  • Pengendalian kualitas dan ketepatan waktu pasokan
  • Strategi pengembangan supplier

9. Pengendalian Risiko, Biaya, dan Keberlanjutan Operasional

  • Risiko dalam supply chain dan procurement
  • Risiko dalam implementasi program sosial
  • Pengendalian biaya pengadaan
  • Pencegahan keterlambatan pasokan
  • Strategi menjaga keberlanjutan program dan operasional
  • Continuous improvement dalam CSR, PROPER, supply chain, dan procurement

10. Studi Kasus dan Simulasi

  • Studi kasus social mapping untuk program CSR dan PROPER
  • Simulasi identifikasi stakeholder dan kebutuhan masyarakat
  • Studi kasus proses procurement dan supply chain
  • Simulasi evaluasi vendor dan pengendalian pengadaan
  • Diskusi best practice integrasi program sosial dan operasional perusahaan
  • Evaluasi dan feedback

Metode Pelatihan

  • Presentasi interaktif
  • Studi kasus
  • Diskusi kelompok
  • Simulasi social mapping
  • Simulasi proses procurement
  • Workshop analisis stakeholder dan supply chain
  • Evaluasi dan umpan balik peserta

Target Peserta

  • CSR officer
  • Community development officer
  • Sustainability officer
  • PROPER team
  • Procurement staff
  • Purchasing staff
  • Supply chain staff
  • Logistics dan warehouse personnel
  • Supervisor dan manajer yang terlibat dalam program sosial perusahaan, pengadaan, serta pengelolaan rantai pasok

Benefit Mengikuti Pelatihan

  • Memahami keterkaitan antara program sosial perusahaan dan efektivitas operasional
  • Meningkatkan kemampuan melakukan social mapping secara sistematis
  • Membantu penyusunan program CSR dan PROPER yang lebih tepat sasaran
  • Meningkatkan efektivitas proses supply chain dan procurement
  • Mengurangi risiko program yang tidak relevan maupun gangguan pengadaan
  • Mendukung keberlanjutan bisnis melalui pengelolaan sosial dan operasional yang lebih baik

 

Jadwal Pelatihan Training 2026
Batch 1 : 21 – 22 Januari 2026
Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
Batch 3 : 11 – 12 Maret 2026
Batch 4 : 22 – 23 April 2026
Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
Batch 7 : 15 – 16 Juli 2026
Batch 8 : 12 – 13 Agustus 2026
Batch 9 : 23 – 24 September 2026
Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
Batch 11 : 11 – 12 November 2026
Batch 12 : 16 – 17 Desember 2026

Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta.

Lokasi Pelatihan :
Yogyakarta, Kangen Boutique Hotel (8.500.000 IDR / participant)
Jakarta, Hotel Hi Senen (8.500.000 IDR / participant)
Bandung, Hotel Neo DIpatiukur (8.500.000 IDR / participant)
Bali, Hotel Quest Kuta (8.900.000 IDR / participant)
Lombok, Hotel Jayakarta (8.750.000 IDR / participant)
Catatan

Waktu pelatihan Dua+1* hari dengan Biaya tersedia untuk Perorangan, Group, dan Inhouse Training, belum termasuk akomodasi/penginapan.

Untuk biaya dan jadwal training harap menghubungi marketing kembali.

Investasi

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in-house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas
Modul / Handout.
Flashdisk*.
Certificate of attendance.
FREE Bag or bagpack.

 

Artikel ini dibuat oleh Insi Lailam, seorang penulis yang aktif menulis artikel sejak tahun 2020 di berbagai website. Konsistensinya dalam dunia kepenulisan membuktikan komitmennya untuk terus berbagi informasi, wawasan, serta pemikiran yang bermanfaat bagi pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *